Aku mengenalnya saat penerimaan mahasiswa baru di GRHA Sepuluh Nopember. Saat itu dia berada dua kursi di sebelahku. Dia memakai kerudung ‘paris’ dan baju putih seperti kebanyakan maba. Dia memakai celana hitam yang sedikit gombrong. Sedikit aneh menurutku. Harusnya dia memakai rok, tentu lebih anggun.
Dia menyodorkan tangannya padaku.
Entah apa ekspresiku saat itu. Apakah aku kikuk menggapai tangannya? Apa
wajahku dingin dan cuek seperti biasanya? Kami bersalaman. Dia tersenyum tulus
seraya menyebutkan nama dan asal kotanya. Sepertinya dia sedikit kaku
menggunakan Bahasa Indonesia. Hhe penilaianku.
Nampaknya wajahku seperti ‘cewek
sombong’ yang enggan berkenalan. Aku memang sedikit tidak mood untuk urusan berbasa-basi kepada orang yang baru ku kenal.
Siang setelah acara penerimaan
mahasiswa baru selesai, kami –maba teknik lingkungan diarahkan ke jurusan untuk
menemui dosen wali. Ternyata dia satu doswal denganku! Bahkan NIM kami
berdekatan.
Karena menunggu dosen wali ternyata membutuhkan waktu lama, aku dan dia memutuskan untuk sholat dzuhur dulu. Kami menemukan mushola kecil di dekat tangga yang sepi. Hanya kami berdua yang hendak sholat. Dia menunujukku sebagai imam. Kemudian dia menata tas di depan tempat sujudku, sebagai SUTRAH! Dia mengatakan, “ini sutrahnya”. Ya, aku mengangguk. Dia lebih faham dariku, sepertinya. Dia merapatkan shaf dengan kaki yang tak ada celah sedikitpun. Kami berjamaah sebagai imam dan makmum yang saling berdampingan.
Hadits 248 BAB Sutrah/pembatas dalam Bulughul Maram. Bahkan aku tidak pernah mendapat kajian semacam itu (saat itu) - -
Aku hanya tahu sutrah dari salah
satu kawan SMA. Tapi tidak aku praktikkan sepenuhnya karena tidak begitu tahu
dasarnya.
mungkin ini lebih detailnya tentang sutrah klik!
mungkin ini lebih detailnya tentang sutrah klik!
Selepas sholat aku dan dia masih sempat ngobrol. Dia mengatakan sering ikut ngaji sunnah. Aku terheran, ini lah awal aku mendengar ‘ngaji sunnah’.
Dia benar-benar faham islam. Aku
yakin, aku akan sependapat dengannya untuk urusan pemahaman ISLAM.
Perkuliahan berjalan, dan kami
sama-sama mencari kajian sunnah! Ya, pemahamannya melampui diriku. Dia semenjak
SMA mengikuti ‘ngaji’, hanya saja dia masih berproses sedikit-sedikit. Lambat
laun, dia tengah istiqomah mengenakan rok dan tidak menggunakan ‘celana
gombrong’nya lagi. hha
Ya, mengingat
pertemuan dua setengah tahun lalu.
*ada beberapa kondisi yang mungkin saya lupa. Semoga Alloh mengampuni kesalahan tulisan yang saya lakukuan. aamiin.
semoga dapat mengambil ibroh dari ini semua :'
Surabaya, 21 Jumadil 'Ula 1435 H
Surabaya, 21 Jumadil 'Ula 1435 H
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
2 komentar:
huik kayanya aku tau itu siapa ~
sapa bad? haha kepo banget ni anak :|
Posting Komentar