Ingin menulis lagi...
Sebenarnya tidak benar² off dari kepenulisan
Tapiii... Off Menulis blog iya sepertinya hehe
Kini ingin menulis lagi, setelah sekian lama hilang. Hihi
Ibu muda sok sibuk, pdhl ga sibuk hehe
Beberapa kali ingin maju untuk menulis kembali, tapi hanya berhenti sampai notes hp saja ^^💜
Baiklah, ayo mulai lagi...
Karena tulisan itu terkadang menjadi obat dikala suntuk
Tulisan jadi penawar dikala kalut
Tulisan menjadi bekas yang berguna untuk yg membaca❤
Budayakan membaca, budayakan menulis:)
Bismillah
Tulisan untuk pngingat diri, untuk menumpahkan emosi. Eeaa... Hihi
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
BERITA_wongANteng
SEO
theproperty-developer
Welcome :)
Rabu, 04 April 2018
Kembali Menulis❤❤
Diposting oleh
Dini fahma insani
di
18.48
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Minggu, 23 Juli 2017
Persalinanku ❤
Tiap persalinan memiliki kisahnya sendiri.
Awalnya (pasca persalinan) sedikit trauma dan merutuki diri sendiri, kenapa bagini, harusnya kan begini. Seolah lupa bab takdir dan bahasannya.
Manusia hanya berusaha, hasilnya serahkan padaNya...
Persalinan pertama, anak pertama, ingin dan mendambakan tanpa sakit atau trauma. Bahkan menggadangkan persalinan normal yang nyaman.
Mengusahakan kesana kemari agar persalinan bisa seindah mungkin.
Namun, ada hal yang seolah membuat 'sakit' bahkan menyalahkan diri sendiri..
Sebenarnya, persalinan dimanapun dan kapanpun harus ada unsur 'pasrah' pada sang pencipta, apalagi yang memiliki iman. Harus TAWAKAL istilahnya.
Dan yg tak kalah penting adalah bahwa persalinan yang terjadi adalah yg terbaik, waktu/tempat dan dengan nakes siapa, itu atas kehendak Allah. Semua terbaik, insyaAllah.
Yg penting lainnya adalah senantiasa bersyukur dengan proses yang terjadi, tak perlu ada yang disesali dan rutuki.
Melihat bayi yang sehat, maka nikmat mana yang engkau dustakan?
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Awalnya (pasca persalinan) sedikit trauma dan merutuki diri sendiri, kenapa bagini, harusnya kan begini. Seolah lupa bab takdir dan bahasannya.
Manusia hanya berusaha, hasilnya serahkan padaNya...
Persalinan pertama, anak pertama, ingin dan mendambakan tanpa sakit atau trauma. Bahkan menggadangkan persalinan normal yang nyaman.
Mengusahakan kesana kemari agar persalinan bisa seindah mungkin.
Namun, ada hal yang seolah membuat 'sakit' bahkan menyalahkan diri sendiri..
Sebenarnya, persalinan dimanapun dan kapanpun harus ada unsur 'pasrah' pada sang pencipta, apalagi yang memiliki iman. Harus TAWAKAL istilahnya.
Dan yg tak kalah penting adalah bahwa persalinan yang terjadi adalah yg terbaik, waktu/tempat dan dengan nakes siapa, itu atas kehendak Allah. Semua terbaik, insyaAllah.
Yg penting lainnya adalah senantiasa bersyukur dengan proses yang terjadi, tak perlu ada yang disesali dan rutuki.
Melihat bayi yang sehat, maka nikmat mana yang engkau dustakan?
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh
Dini fahma insani
di
13.23
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Motivasi,
Pengalaman
Kamis, 18 Mei 2017
My Ta'aruf part 2
Setelah mendapat jawabannya dan aku sreg, akhirnya aku mutusin lanjut.
Aku bilang ke wasilah, mau ketemu Bapak kapan siapnya hehe biar nggak ndadak, atau takutnya dah ditungguin ternyata posisinya masih di depok (saat itu si suami masih profesi di depok)
Qodarullah.. Wasilahku lamaa nyampein pesannya ke ikhwan tsb.karna anaknya sakit dan banyak kesibukan, jadi lupa terus pertanyaanku tentang "kapan si ikhwan bisa ke rumah?"
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Aku bilang ke wasilah, mau ketemu Bapak kapan siapnya hehe biar nggak ndadak, atau takutnya dah ditungguin ternyata posisinya masih di depok (saat itu si suami masih profesi di depok)
Qodarullah.. Wasilahku lamaa nyampein pesannya ke ikhwan tsb.karna anaknya sakit dan banyak kesibukan, jadi lupa terus pertanyaanku tentang "kapan si ikhwan bisa ke rumah?"
***
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh
Dini fahma insani
di
12.01
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Cinta,
Islam,
Pengalaman
Rabu, 17 Mei 2017
My Ta'aruf part 1
Awal nyebar undangan pada nanya gimana ketemunya sama si calon (sekarang sudah jadi suami) hihi.. Apalagi temen kuliah yang nggak kenal masa ingusanku (sekarang emng ga ingusan ya?)
Mereka (beberapa orang) penasaran pertemuanku dengan calon suami, karna ga ada kabar lamaran tiba² nyebar undangan. (Memang ini yang aku inginkan! Hihi)
Sebenernya kalau ditanya ketemuan dimana, yaa kenyataannya aku udah lama -tau si calon suamiku. Hehe
Bahkan rumahnya deket sebenere haha sekitar 2 km. Wkwk
Orang tua juga saling kenal akrab. Akrab banget malahan.
Tapi ya pada nggak nyangka kalau ortu bakal jadi besan haha
Kalau ditanya taaruf, nah ini beda lagii...
Banyak yang ngira taarufnya sejak SMA. hadu ngeri banget. SMA masak ya sudah mau taarufan. Masih polos sepertinya ya wkwk
Tp kalau di'cie'in pernah. Digosipin pernah. Dibilang suka²an mungkin.
Itu cerita lamaaa.. Yg orang juga ngapain ingetin hehe bahkan byk juga yg ga tau gosip tsb.
Tp menjelang nikah ada yg nanya "dio kan pacarmu ya pas SMA?"
NYAPA AJA Bisa diitung jari, pacaran gimana...
"Tak kira dulu itu gosipnya gt" hihi
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh
Dini fahma insani
di
12.53
2
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Cinta,
Islam,
Motivasi,
Pengalaman
